HUBUNGAN INISIASI MEYUSUI DINI (IMD) DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST SECTIO CAESARIA DI RUANGAN KEBIDANAN RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2021

Item

Title

HUBUNGAN INISIASI MEYUSUI DINI (IMD) DENGAN
KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST SECTIO CAESARIA DI
RUANGAN KEBIDANAN RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2021

Description

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi baru lahir merupakan salah satu upaya untuk
mencegah kematian dan masalah kekurangan gizi pada bayi dan balita. Berdasarkan
penelitian WHO (World Health Organization) tahun 2013, di enam negara berkembang resiko
kematian bayi antara usia 9 – 12 bulan meningkat 40% jika bayi tersebut tidak disusui. Ibu
melahirkan dengan sectio Caesarea, tindakan anastesi menyebabkan terhambatnya
pengeluaran hormon oksitosin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan inisiasi
menyusui dini (IMD) dengan kelancaran produksi ASI pada ibu post sectio caesaria. Jenis
Penelitian ini adalah Deskriptif analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian
telah dilakukan di ruangan kebidanan RSUD Sawahlunto bulan Februari-Mei 2020. Populasi
dalam penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan operasi Sectio Caesaria sampel
berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Analisis data
dilakukan dengan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil penelitian responden
yang tidak melakukan IMD sebanyak 17,1%, responden dengan produksi ASI tidak lancar
sebanyak (22,9%). Hasil uji chis-quare didapatkan nilai p= 0,000.Dapat disimpulkan ada
hubungan antara inisiasi menyusui dini dengan kelancaran produksi ASI pada ibu post sectio
caesaria.Disarankan adanya kebijakan dan edukasi edukasi dan motivasi kepada ibu-ibu post
Sectio Caesarea untuk menyusui bayinya lebih dini.

Item sets